“PERANAN PEMUDA DALAM PEMBANGUNAN MASYARAKAT”
“PERANAN PEMUDA DALAM PEMBANGUNAN
MASYARAKAT”
MUHAMMAD IRFAN (1B118069)
Email: irfanirfanmuhammad02@gmail.com
Secara kelasik masa muda
merupakan masa yang paling menyenangkan. Pencarian jati diri dengan melakukan
berbagai hal sesuai kehendak hati, kesenangan, sex bebas, narkotika, kenakalan
dan lain-lain merupakan refleksi kelebihan energi yang bermuatan negative.
Selama ini pemuda merupakan obyek dan bukan subjek bagi pembangunan. Sehingga
hanya sebagai penonton dan penikmat hasil dari pembangunan. Hal ini terjadi
karena ketidak percayaangenerasi tua terhadap generasi muda. Takut akan terjadi
kegagalan dan sikap mengecilkan bukan suatu sikap yang membangun generasi muda
menuju ke arah yang lebih baik karena hal itu dapat mengganggu perkembangan
mental pemuda.
Tidak
adanya kesempatan untuk melakukan pembangunan menumbuhkan suatu perasaan yang
membosankan dari diri pemuda. Kegiatan mengasingkan diri dan membentuk
kelompok-kelompok preman serta melakukan kegiatan yang meresahkan bagi
masarakat umum merupakan suatu cara mereka dalam menyalurkan energy. Dengan
demikian tidak dapat di salahkan jika generasi muda yang berikutnya akan
demikian. Sikap imitasi/meniru prilaku dari orang lain merupakan proses
belajar. Maka lingkungan juga memiliki peran yang cukup besar dalam pertumbuhan
setiap insan. Lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan sekolah
dan lain-lain memiliki porsi yang berbeda dalam membentuk kepribadian anak.
Misal seorang anak yang tinggal di lingkungan sekolah pasti memiliki
kepribadian yang berbeda dengan anak yang tinggal dilingkungan pasar.
Padahal hakikatnya adalah bahwa
Masa depan suatu bangsa terletak di tangan pemuda, artinya merekalah yang akan
menggantikan generasi sebelumnya dalam memimpin bangsa . Oleh karena itu mereka
perlu diberi bekal berupa ilmu pengetahuan dengan cara memberikan mereka
pendidikan baik formal maupun informal, baik pendidikan dasar maupun pendidikan
tinggi. Pembangunan yang dilakukan oleh generasi muda merupakan rangkaian gerak
perubahan menuju kemajuan. Didalam pembangunan nasional, bukan hanya
pembangunan fisik saja yang diperlukan melainkan membawa mereka agar
terciptanya perubahan sosial.
Dalam hubungannya dengan
sosialisasi generasi muda khususnya mahasiswa telah melaksanakan proses
sosialisasi dengan baik dan dapat dijadikan contoh untuk generasi muda.
Pada garis besarnya, pemuda mempunyai peranan
sebagai berikut :
1. Agent of change
Pemuda
bertugas untuk mengadakan perubahan – perubahan dalam masyarakat ke arah
perubahan yang lebih baik. Perubahan yang bersifat kemanusiaan
2. Agent of defelopment
Pemuda
bertugas atau melancarkan atau melaksankan pembangunan di segala bidang, baik
bersifat fisik maupun non fisik.
3. Agent of modernization
Pemuda
bertindak dan bertugas sebagai pelopor dalam pembaharuan. Maksudnya pemuda
pemuda dapat memilih mana yang perlu diubah dan mana yang masih tetap
dipertahankan.
Jurang pemisah antar golongan akan
musnah jika kita memandang semua golongan itu sebagai totalitas (orang tua,
pemuda, anak-anak). Dengan demikian tidak ada pertentangan antara pemuda, orang
dewasa (generasi tua) dan anak-anak, secara fundamental. Tidak ada generasi yang
menganggap dirinya pelindung generasi sekarang atau yang akan datang. Semuanya
bertanggung jawab atas keselamatan kesejahteraan, kelangsungan generasi
sekarang dan yang akan dating.Kalaupun perbedaan dalam kematangan befikir,
dalam menghayati makna hidup dan kehidupan ini semata-mata disebabkan oleh
tingkat kedewasaannya saja. Melainkan perbedaan antara kelompok-kelompok yang
ada, antara generasi tua dan generasi muda misalnya, hanya terletak pada
derajat dan ruang lingkup tanggung jawabnya.

Komentar
Posting Komentar