2.1 Apa yang anda ketahui tentang DSS contoh yang nyata
DSS
adalah seperangkat sstem yang mampu memecahkan masalah secara efisien dan
efektif, yang bertujuan untuk membantu pengambil keputusan memilih berbagai
alternative keputusan yang merupakan hasil pengolahan informasi-informasi yang
diperoleh/ tersedia dengan menggunakan model-model pengambilan keputusan.
Fungsi
DSS bagi seorang manajer antara lain:
a.
Membantu manajer dalam pengambilan keputusan atas masalah semi terstruktur
b.
Memberikan dukungan bagi pertimbangan manajerdan bukan dimaksudkan untuk
menggantikan fungsi manajer.
c.
Meningkatkan efiktifitas keputusan yang diambil manajer.
Keputusan
strategis adalah keputusan yang dibuat oleh Manajemen Puncak (Top Management).
Keputusan ini bercirikan pada masalah ketidakpastian terutama yang berorientasi
pada masa datang. Informasi yang dibutuhkan pada keputusan strategis ini adalah
informasi strategis. Hasil keputusan yang diambil biasanya berpengaruh pada
keseluruhan organisasi. Contoh dari keputusan ini misalnya, keputusan mengenai
perluasan usaha, penentuan jalur produk dan diversifikasi produk.
Proses
pengambilan keputusan terdiri dari 3 fase:
a.
Intelligence
Tahap
ini merupakan proses penelusuran dan pendeteksian dari lingkup problematika serta
proses pengenalan masalah. Data masukkan diperoleh, diproses, dan diuji dalam
rangka mengidentifikasikan masalah.
b.
Design
Tahap
ini merupakan proses menemukan, mengembangkan dan menganalisa alternatif
tindakan yang bisa dilakukan. Tahap ini meliputi proses untuk mengerti masalah,
menurunkan solusi dan menguji kelayakan solusi.
c.
Choice
Pada
tahap ini dilakukan proses pemilihan diantara berbagai alternatif tindakan yang
mungkin dijalankan. Hasil pemilihan tersebut kemudian diimplementasikan dalam
proses pengambilan keputusan.
Langkah-Langkah
Pengambilan Keputusan :
1.
Proses perumusan/identifikasi persoalan keputusan
2.
Penetapan parameter serta variabel yang merupakan bagian dari sebuah persoalan
keputusan
3.
Pembuatan penetapan alternatif-alternatif pemecahan persoalan atau keputusan
4.
Menetapkan kriteria pemilihan alternatif untuk mendapatkan alternatif yang
terbaik
5.
Laksanakan keputusan dan evaluasi hasilnya
Pihak-pihak
yang berperan dalam Pengembangan DSS :
Terdapat
5 pihak yang berperan dalam pengembangan SPK, kelima peran tersebut adalah:
a.
Manajer atau Pemakai, yaitu pihak yang terlibat langsung dengan proses
pengambilan keputusan, pihak yang harus mengambil tindakan dan bertanggung
jawab terhadap hasil tindakannya.
b.
Penghubung, yaitu pihak yang membantu pemakai, mungkin seorang asisten yang
bertugas menjalankan terminal, atau lebih dari sekedar itu.
c.
Pembangun SPK atau Fasilitator, yaitu pihak yang mengembangkan SPK khusus dari
pembangkit SPK
d.
Pendukung Teknik, yaitu pihak yang mengembangkan tambahan kemampuan atau
komponen sistem informasi yang dibutuhkan dalam pengembangan pembangkit SPK.
Database-database baru, model-model analisis baru, dan tambahan format tampilan
data merupakan hasil kerja pendukung teknik.
e.
Pengembang Peralatan, yaitu pihak yang mengembangkan teknologi baru (baik
hardware maupun software), dan meningkatkan efisiensi hubungan antara subsistem
dalam SPK.
Memilih
alternatif terbaik belumlah mencukupi. Jika keputusan tidak dilaksanakan secara
memadai, hasil yang menggembirakan tidak akan tercapai. Pengambilan yang
efektif membuat rencana guna melaksanakan keputusannya.
Ciri-ciri
Decision Support System yang baik yaitu :
1.
Sederhana
2.
Dapat diandalkan
3.
Mudah dikendalikan
4.
Menyesuaikan
5.
Lengkap pada masalah penting
6.
Mudah berkomunikasi dengannya
Manfaat
DSS
Beberapa
alasan penting dipergunakannya DSS antara lain karena manfaat seperti :
1.
Perusahaan berada pada keadaan yang tidak menentu
2.
Menghargai kompetisi lokal maupun internasional
3.
Membantu menyelesaikan masalah yang sulit dalam operasional
4.
Adanya komputer yang membantu dalam peningkatan efisiensi dan kemampuan menuju
unggulan pasar
5.
Bagian informasi tak bisa lagi hanya sewaktu-waktu saja, tetapi harus merupakan
bagian yang menyatu dari proses basis
Secara
umum, manfaat yang dapat diambil dengan menggunakan DSS yaitu :
1.
Punya kemampuan mendukung pemecahan masalah yang komplek
2.
Bereaksi cepat terhadap situasi yang tidak diharapkan pada kondisi yang berubah
DSS melakukan analisis kuantitatif dengan sangat cepat dan menghemat waktu
3.
Punya kemampuan dengan mencoba berbagai strategi berbeda kondisi dengan tepat
dan cepat
4.
Belajar dan mengembangkan program baru dengan menggunakan pola analisis “what
if” (apabila), merupakan sarana dalam pelatihan manajer
5.
Membangun jembatan komunikasi, sehingga pengumpulan data dan pemecahan masalah
yang merupakan alat untuk meningkatkan kerjasama tim
6.
Meningkatkan pengendalian pengukuran dan meningkatkan kinerja organisasi
7.
Menghemat biaya, pembuatan atau menghemat biaya akibat keputusan yang salah
8.
Keputusan lebih objektif dan konsisten dibandingkan dengan intuisi saja
9.
Meningkatkan efektifitas manajerial dengan menghemat waktu kerja pada bidang
analisis, perencanaan dan pelaksanaan
10.
Meningkatkan produktivitas dari analisis
Sumber
:
www.erikiman.com/public/Keputusan%20Strategis.pdf

Komentar
Posting Komentar