Mengenai Cybercrime Tersangka Kasus Videotron

Tersangka Kasus Videotron Diduga Gunakan Akses Ilegal

SUB Direktorat Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya hingga kini terus mendalami pengakuan tersangka kasus videotron asusila, SAR. Ia mengaku mendapatkan password dan username untuk mengakses aplikasi Team Viewer dari layar videotron. Namun, hal ini belum sejalan dengan alat bukti yang didapat polisi.
Menurut tersangka, ia memotret username dan password dari layar videotron menggunakan handphone-nya. Polisi juga tengah mendalami, apakah memungkinkan jika operator PT Transito Adiman Jati (TAJ) keliru dan menampilkan baik password maupun username mereka di layar.
"Pengakuan dia motretnya di layarnya, tapi kami cek di handphonenya tidak ada," ujar Kasubdit Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Roberto Pasaribu, di Jakarta, Rabu (5/10).
Ia menyebut butuh waktu tiga hari untuk mengetahui hal tersebut melalui sistem forensik. Namun sejauh ini dari CPU milik PT TAJ yang diperiksa polisi dinyatakan bersih karena hanya digunakan untuk memutar iklan.
"Tetapi dari hasil forensik kami temukan ada yang masuk, IP adress yang dipergunakan oleh orang lain. Itu setelah kita melakukan penyelidikan di lapangan ternyata dilakukan oleh tersangka," tambahnya.
Apa yang dilakukan oleh SAR tergolong akses ilegal. Pasalnya, setelah masuk menggunakan password dan username tersebut penguasaan kendali videotron ada di tangan tersangka. Admin PT TAJ pun tidak bisa masuk.
"Sehingga dia memutar video porno tersebut secara otomatis akan tayang di videotron di Jalan Prapanca situ," tuturnya.
SAR diketahui masuk melalui IP Address milik PT TAJ. Polisi juga masih mendalami darimana ia mengetahui IP address PT TAJ. Hingga kini, total sudah ada 17 saksi yang diperiksa terkait kasus ini. Mereka berasal dari pihak PT TAJ dan masyarakat. Sementara sejumlah barang bukti yang digunakan untuk penyelidikan antara lain IP Address, keterangan dari pihak provider, hasil digital forensik dari handphone, serta laptop dan komputer yang berkaitan. OL-2

sumber
Penulis: Nicky Aulia Widadio


Komentar : Lebih berhati-hati dan tertutup untuk mengenai hal yang sangat penting.m 

Komentar

Postingan Populer