Ketulusan dan Cinta
Ketulusan dan Cinta
“Jusuf
Kalla & mufidah”
Menurut kamus umum bahasa Indonesia W.J.S Poerwadarminta hubungan Jusuf Kalla dan Mufidah ini adalah cinta, ketika ketertarikan Jusuf Kalla dengan Mufidah, Jusuf kalla merasa tertarik bak kata pepatah, asam di gunung ikan di laut bertemu dalam kuali. Yang artinya Jika telah ditakdirkan menjadi jodohnya, walaupun berjauhan tempatnya, namun akhirnya bertemu juga.
Dalam buku seni mencintai, Erick Fromm menyebutkan, bahwa Cinta itu aktif, bukan pasif. Cinta adalah aktivitas. Cinta adalah "standing in", bukan "falling for". Cinta itu utamanya adalah memberi, bukan menerima. Jusuf Kalla yang sedang kuliah di salah satu universitas di Makassar dan mengetahui bahwa Mufidah yang bekerja di salah satu bank di Makassar Jusuf Kalla tetap ingin menjumpainya. Pengertian cinta juga di kemukakan oleh Dr. Sarlito W. Sarwono, dikatakan bahwa cinta memiliki tiga unsur yaitu: keterikatan, keintiman, dan kemesraan, keterikatan Jusuf Kalla itu sendiri adalah suaranya lembut, tampilan dan sikapnya tenang, Itulah Mufidah Miad Saad, keintiman Jusuf Kalla itu sendiri adalah selalu rindu kepada Mufidah dan sering berkunjung ke ketempat Mufidah bekerja dan kemesraan Jusuf Kalla itu sendiri adalah selalu menemani Jusuf Kalla kemanapun pergi.
Lain halnya pengertian cinta yang di kemukakan oleh Dr. Abdullah Nasih Ulwan, dalam bukunya manajemen cinta, cinta adalah perasaan juwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah.
Cinta memiliki 3 tingkatan yaitu tinggi, menengah dan rendah antara lain :
1. Cinta tingkatan tinggi yaitu kepada Tuhan pemilik alam semesta Allah SWT, karena tanpa kekuasaanya, kita takkan ada di bumi ini. Dan cintailah pengikutnya yaitu nabi Muhammad saw. Dalam islam ada sebuah saran, yaitu cintailah nabimu, yaitu Muhammad saw. Karenanya ia kan membawa kebenaran kepada umatnya.
2. Cinta tingkatan menengah yaitu kepada kedua orang tua yang senantiasa menjaga kita dari sebelum lahir hingga saat ini. Perjuangan seorang ibu itu tiada tara dibanding apapun juga. Dia senantiasa menanggung kita selama 9 bulan dalam perutnya dan mempertaruhkan nyawanya demi lahirnya kita di bumi ini.
3. Cinta tingkatan rendah yaitu terhadap teman maupun teman spesial dalam hidup kita.
Cinta Jusuf Kalla dan Mufidah adalah masuk di kategori cinta yang menengah.
Cinta menurut ajaran agama ada 6 yaitu :
1.CINTA DIRI
2.CINTA KEPADA SESAMA MANUSIA
3.CINTA SEKSUAL
4.CINTA KEBAPAKAN
5.CINTA KEPADA ALLAH
6.CINTA KEPADA ROSUL
Saat itu Mufidah mengandung anak kedua, NV. Hadji Kalla mengalami kesulitan setelah Presiden Soekarno mengeluarkan kebijakan sanering, berupa pemangkasan nilai mata uang rupiah seribu kali lebih rendah, misal dari Rp 1.000 menjadi Rp 1. Akhirnya, JK pun memutuskan memilih meneruskan usaha keluarga. Di tangan JK, usaha NV. Hadji Kalla berkembang dari sebelumnya bergerak di bidang hasil bumi menanjak ke usaha distributor mobil. Mufidah ikut andil di awal kebangkitan NV. Hadji Kalla. Ia ikut bekerja sebagai sekretaris pribadi JK merangkap juru keuangan perusahaan guna hidup yang lebih baik dan berguna untuk orang banyak, cinta sesama, cinta kebapakan, cinta kepada Allah dan cinta kepada Rosul, Jusuf Kalla tidak termasuk kedalam cinta seksual.
Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadarminta yaitu perasaan sayang, perasaan cinta, atau perasaan suka kepada seseorang. Kasih sayang merupakan pertumbuhan dari cinta. Percintaan antara pria dan wanita yang diakhiri dengan pernikahan, maka saat berumah tangga maka mereka bukanlah lagi bercinta akan tetapi sudah bersifat kasih mengasihi atau saling menumpahkan kasih saying. Dalam kasih sayang, masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.
Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih.
Ada pula, Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu:
1.Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam masa puber atau genetal pubertas yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.
2.Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun tahun wal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.
3.Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemesraan bagi manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudkan dengan jalan – jalan dan sebagainya.
Dalam buku seni mencintai, Erick Fromm menyebutkan, bahwa Cinta itu aktif, bukan pasif. Cinta adalah aktivitas. Cinta adalah "standing in", bukan "falling for". Cinta itu utamanya adalah memberi, bukan menerima. Jusuf Kalla yang sedang kuliah di salah satu universitas di Makassar dan mengetahui bahwa Mufidah yang bekerja di salah satu bank di Makassar Jusuf Kalla tetap ingin menjumpainya. Pengertian cinta juga di kemukakan oleh Dr. Sarlito W. Sarwono, dikatakan bahwa cinta memiliki tiga unsur yaitu: keterikatan, keintiman, dan kemesraan, keterikatan Jusuf Kalla itu sendiri adalah suaranya lembut, tampilan dan sikapnya tenang, Itulah Mufidah Miad Saad, keintiman Jusuf Kalla itu sendiri adalah selalu rindu kepada Mufidah dan sering berkunjung ke ketempat Mufidah bekerja dan kemesraan Jusuf Kalla itu sendiri adalah selalu menemani Jusuf Kalla kemanapun pergi.
Lain halnya pengertian cinta yang di kemukakan oleh Dr. Abdullah Nasih Ulwan, dalam bukunya manajemen cinta, cinta adalah perasaan juwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah.
Cinta memiliki 3 tingkatan yaitu tinggi, menengah dan rendah antara lain :
1. Cinta tingkatan tinggi yaitu kepada Tuhan pemilik alam semesta Allah SWT, karena tanpa kekuasaanya, kita takkan ada di bumi ini. Dan cintailah pengikutnya yaitu nabi Muhammad saw. Dalam islam ada sebuah saran, yaitu cintailah nabimu, yaitu Muhammad saw. Karenanya ia kan membawa kebenaran kepada umatnya.
2. Cinta tingkatan menengah yaitu kepada kedua orang tua yang senantiasa menjaga kita dari sebelum lahir hingga saat ini. Perjuangan seorang ibu itu tiada tara dibanding apapun juga. Dia senantiasa menanggung kita selama 9 bulan dalam perutnya dan mempertaruhkan nyawanya demi lahirnya kita di bumi ini.
3. Cinta tingkatan rendah yaitu terhadap teman maupun teman spesial dalam hidup kita.
Cinta Jusuf Kalla dan Mufidah adalah masuk di kategori cinta yang menengah.
Cinta menurut ajaran agama ada 6 yaitu :
1.CINTA DIRI
2.CINTA KEPADA SESAMA MANUSIA
3.CINTA SEKSUAL
4.CINTA KEBAPAKAN
5.CINTA KEPADA ALLAH
6.CINTA KEPADA ROSUL
Saat itu Mufidah mengandung anak kedua, NV. Hadji Kalla mengalami kesulitan setelah Presiden Soekarno mengeluarkan kebijakan sanering, berupa pemangkasan nilai mata uang rupiah seribu kali lebih rendah, misal dari Rp 1.000 menjadi Rp 1. Akhirnya, JK pun memutuskan memilih meneruskan usaha keluarga. Di tangan JK, usaha NV. Hadji Kalla berkembang dari sebelumnya bergerak di bidang hasil bumi menanjak ke usaha distributor mobil. Mufidah ikut andil di awal kebangkitan NV. Hadji Kalla. Ia ikut bekerja sebagai sekretaris pribadi JK merangkap juru keuangan perusahaan guna hidup yang lebih baik dan berguna untuk orang banyak, cinta sesama, cinta kebapakan, cinta kepada Allah dan cinta kepada Rosul, Jusuf Kalla tidak termasuk kedalam cinta seksual.
Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadarminta yaitu perasaan sayang, perasaan cinta, atau perasaan suka kepada seseorang. Kasih sayang merupakan pertumbuhan dari cinta. Percintaan antara pria dan wanita yang diakhiri dengan pernikahan, maka saat berumah tangga maka mereka bukanlah lagi bercinta akan tetapi sudah bersifat kasih mengasihi atau saling menumpahkan kasih saying. Dalam kasih sayang, masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.
Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih.
Ada pula, Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu:
1.Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam masa puber atau genetal pubertas yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.
2.Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun tahun wal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.
3.Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemesraan bagi manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudkan dengan jalan – jalan dan sebagainya.

Komentar
Posting Komentar