2.2 Apa yang anda ketahui tentang aplikasi robotika Dan sistem sensor berikan contoh
Robotika
adalah salah satu cabang teknologi yang berbuhungan pada beberapa aspek, antara
lain desain,operasi,pembuatan, dan aplikasi robot.
Sistem
sensor adalah sesuatu yang digunakan untuk mendeteksi ada nya perubahan fisik
atau kimia.
Sensor
adalah komponen yang dapat digunakan untuk mengkonversi suatu besaran tertentu
menjadi satuan analog sehingga dapat dibaca oleh suatu rangkaian elektronik.
Sensor merupakan komponen utama dari suatu tranduser, sedangkan tranduser
merupakan sistem yang melengkapi agar sensor tersebut mempunyai keluaran sesuai
yang kita inginkan dan dapat langsung dibaca pada keluarannya.
Sensor
adalah jenis tranduser yang digunakan untuk mengubah besaran mekanis, magnetis,
panas, sinar, dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik. Sensor sering
digunakan untuk pendeteksian pada saat melakukan pengukuran atau pengendalian.
Sensor
adalah alat untuk mendeteki/mengukur sesuatu, yang digunakan untuk mengubah
variasi mekanis, magnetis, panas, sinar dan kimia menjadi tegangan dan arus
listrik. Dalam lingkungan sistem pengendali dan robotika, sensor memberikan
kesamaan yanag menyerupai mata, pendengaran, hidung, lidah yang kemudian akan
diolah oleh kontroler sebagai otaknya (Petruzella, 2001).
Sensor
dalam teknik pengukuran dan pengaturan secara elektronik berfungsi mengubah
tegangan fisika (misalnya: temperatur, cahaya, gaya, kecepatan putaran) menjadi
besaran listrik yang proposional. Sensor dalam teknik pengukuran dan pengaturan
ini harus memnuhi persyaratan-persyaratan kualitas yakni :
a. Linieritas
Konversi
harus benar-benar proposional, jadi
karakteristik konversi harus linier.
b. Tidak tergantung temperatur
Keluaran
inverter tidak boleh tergantung pada temperatur disekelilingnya, kecuali sensor
suhu.
c. Kepekaan
Kepekaan
sensor harus dipilih sedemikian, sehingga pada nilai-nilai masukan yang ada
dapat diperoleh tegangan listrik keluaran yang cukup besar.
d. Waktu tanggapan
Waktu
tanggapan adalah waktu yang diperlukan keluaran sensor untuk mencapai nilai akhirnya pada nilai masukan yang
berubah secara mendadak. Sensor harus dapat berubah cepat bila nilai masukan
pada sistem tempat sensor tersebut berubah.
Secara
umum berdasarkan fungsi dan penggunaannya sensor dapat dikelompokan menjadi 3
bagian yaitu:
a) sensor thermal (panas)
b) sensor mekanis
c) sensor optik (cahaya)
Sensor
thermal adalah sensor yang digunakan untuk mendeteksi gejala perubahan panas/temperature/suhu
pada suatu dimensi benda atau dimensi ruang tertentu.
Contohnya;
bimetal, termistor, termokopel, RTD, photo transistor, photo dioda, photo
multiplier, photovoltaik, infrared pyrometer, hygrometer, dsb.
Sensor
mekanis adalah sensor yang mendeteksi perubahan gerak mekanis, seperti
perpindahan atau pergeseran atau posisi, gerak lurus dan melingkar, tekanan,
aliran, level dsb.
Contoh; strain gage, linear variable deferential
transformer (LVDT), proximity, potensiometer, load cell, bourdon tube, dsb.
Sensor
optic atau cahaya adalah sensor yang mendeteksi perubahan cahaya dari sumber
cahaya, pantulan cahaya ataupun bias cahaya yang mengernai benda atau ruangan.
Contoh; photo cell, photo transistor, photo diode,
photo voltaic, photo multiplier, pyrometer optic, dsb.
Macam-macam
Sensor
Beberapa
jenis sensor yang banyak digunakan dalam rangkaian elektronik antara lain
sensor cahaya, sensor suhu, dan sensor tekanan.
Jenis
sensor secara garis besar bisa dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
1. Sensor Fisika
2. Sensor Kimia
Sensor
fisika adalah sensor yang mendeteksi suatu besaran berdasarkan hokum-hukum
fisika. Yang termasuk kedalam jenis sensor fisika yaitu:
– Sensor cahaya
– Sensor suara
– Sensor suhu
– Sensor gaya
– Sensor percepatan
Sensor
kimia adalah sensor yang mendeteksi jumlah suatu zat kimia dengan cara mengubah
besaran kimi menjadi besaran listrik. Biasanya ini melibatkan beberapa reaksi
kimia. Yang termasuk kedalam jenis sensor kimia yaitu :
–
Sensor PH
–
Sensor Gas
–
Sensor oksigen
–
Sensor Ledakan
–
dll
untuk
selanjutnya pembahsan kita akan lebih difokuskan pada jenis Sensor Fisika dan
implementasinya dalam rangkaian elektronika sederhana.
Sumber:

Komentar
Posting Komentar